Pengacara Steve Emmanuel Sebut Kokain 92 Gram Bukan Milik Kliennya

Pihak Steve Emmanuel memilih mengemukakan nota keberatan atau eksepsi atas tuduhan Jaksa Penuntut Umum yang diucapkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019). Berdasarkan keterangan dari Jaswin Damanik selaku kuasa hukum Steve, terdapat ketidakcermatan penyidik dan JPU dalam urusan barang bukti yang diselamatkan dari kliennya.

 

“Tidak cermatnya dalam hal mengenai barang buktinya. Itu bukan dia yang punya,” ujar Jaswin pasca sidang.

Dalam lanjutan keterangannya Jaswin Damanik menerangkan, Steve Emmanuel melulu memakai beberapa kecil kokain dari total barang bukti yang diamankan. Selebihnya, Jaswin menegaskan kokain yang dijadikan barang bukti bukan kepunyaan Steve.

 

“Dia melulu sedikit, 0.1 gram,” tuturnya.

 

Terakhir, Jaswin Damanik berharap supaya Majelis Hakim dapat menerima eksepsi mereka dan menyerahkan hukuman rehabilitasi untuk Steve Emmanuel.

 

“Dia intinya pemakai lah. Dituduhkan sebagai pengedar tersebut tidak benar. Mungkin penyidik, di persidangan JPU salah merealisasikan hukum. Itu mestinya Pasal 127, pemakai bukan pengedar. 114 dan 112 itu ialah harus dikesampingkan,” tandas dia.

 

Steve Emmanuel didakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika. Sama seperti ketika polisi melangsungkan rilis, Steve dijerat dengan pasal pengedar narkoba.

 

Steve Emmanuel terseret permasalahan narkoba usai diciduk pada 21 Desember 2018 di area Pela Mampang, Jakarta. Dari hasil penangkapan Steve, polisi turut menyelamatkan barang bukti berupa 92,04 gram plastik klip besar yang mengandung narkotika jenis kokain, satu botol kaca penyimpan kokain, serta satu perangkat hisap kokain.